Apa pun pekerjaanmu, aku tak peduli. Aku ingin tahu apa yang bisa membuat hatimu tergugah, dan apakah engkau berani mengejar semua impianmu...
Aku tak peduli berapa tahun umurmu. Yang lebih berarti adalah, beranikah engkau mengambil resiko terbesar untuk mencinta, untuk meraih impian, untuk berpetualang mengarungi hidup...
Aku ingin tahu apakah engkau bisa memandang keindahan yang sesungguhnya, meski matamu menangkap keburukan, setiap hari, dan apakah engkau bisa menjadikannya sumber hidupmu...
Aku ingin tahu apakah engkau bisa bangkit dari kegagalan, dan tetap mampu berdiri tegak di pinggir danau dan berteriak pada bulan perak di langit, "Yaaaaaaaaaaaa!"
Aku ingin tahu apakah engkau masih bisa bangun, setelah mengalami malam penuh penderitaan dan keputusasaan, terseok dan terluka hingga ke tulang sumsum, namun tetap berdiri dan melakukan apa yang harus dilakukan, untuk menghidupi anak-anak...
***
(Kuterjemahkan secara bebas dari tulisan seorang tetua suku Indian, Oriah Mountain Dreamer.)
Jangan. Jangan pandang mataku. Aku benci saat matamu menghujam. Saat kau lepasi pakaianku satu per satu, kau telanjangi pertahanan akhirku. Saat kau tersenyum simpul, pada... more
Sambil menulis, aku memanggang crepes, atau dadar tipis di dapur. Rasanya nggak sabar menunggu tiap-tiap lembar dadar itu matang. Untuk mematangkan selembar demi selembarnya butuh waktu lama juga. Sambil menunggu tiap-tiap dadar itu matang, daripada bosan, aku bolak-balik ke ruang kerja untuk menulis catatan ini.
Risoles ini akan kubawa ke rumah temanku, Karen, sore nanti. Bersama sekitar enam teman lainnya kami akan mengadakan potluck, yaitu kumpul-kumpul sambil saling mencicipi masakan tiap-tiap teman yang datang. Jadi semua makanan dikumpulkan di meja, dan semua orang mencicipinya beramai-ramai. Aku suka ide ini karena aku bisa makan macam-macam masakan, tanpa harus masak besar dan kerepotan sendiri.
kalo aku ke bandung tempat2 makanan yang enak2 dan khas juga top tolong ya kasih tau.
Jangan khawatir. Hampir semua tempat makan di Bandung enak! Persaingan makanan enak di Bandung sudah demikian kompetitif, sehingga kalau ada yang buka tempat makan yang kurang enak, pasti harus segera gulung tikar!
indah banget matahari terbit di bromo, aku juga cuma sekali ke bromo sama temen2 kuliah dulu,liat orang tenger ngadisari unik banget,semoga deh kesampaian ke bromo. kalo aku ke bandung tempat2 makanan yang enak2 dan khas juga top tolong ya kasih tau.
Dyah, trims udah mampir. Aku pengiiiiin banget ke Gunung Bromo, karena walaupun dulu sering ke Malang, tapi belum pernah melihat matahari terbit di Bromo yang katanya indah sekali!!! Aku pengin juga nginep di Hotel Tugu yang artistik dan unik, dan napak tilas langkah-langkah masa kecilku dulu di sekitar jalan Ijen. Malang sudah banyak berubah, tapi kenangan masa kecilku dulu masih terus melekat...
waktu nanya arah & jarak ke penduduk lokal, selalu dapat jawaban "tinggal selemparan jin", hahahaha, mustinya nanya lagi yah "Jinnya atlet lempar lembing apa atlet catur
Hoooa-ha-ha! Orang Sunda emang menyenangkan kayak gitu, aku juga pernah punya pengalaman kayak gitu waktu tinggal di Cidaun selama 3 bulan... he-he-he. Makanya mereka termasuk salah satu suku yang paling santai, penggembira, dan bahagia! Apa-apa selalu dihadapi dengan "kumaha engke wae"... yang kalau dipikir-pikir nggak bisa dibilang sebagai sebuah bad attitude, lho. Kepribadian mereka rata-rata ramah dan menyenangkan. Seringkali, amusing.
Dan, "rumah" ini sebetulnya juga cuma pindahan dari yahoo 360 aja. Masih baru, kok. Trims udah mampir ya...
Mi, kirain aku doank yang rada serakah punya rumah dua di mp :-)) thank's buat "Melati dari Jayagiri", jadi ingat waktu smp aku dkk pernah nyasar di hutan Jayagiri menuju Tangkubanprahu, & waktu nanya arah & jarak ke penduduk lokal, selalu dapat jawaban "tinggal selemparan jin", hahahaha, mustinya nanya lagi yah "Jinnya atlet lempar lembing apa atlet catur?" :-D
Aki, terima kasih juga atas balasan kunjungannya. Saya tersesat ke "rumah" Aki pada saat meng-google kata "Cidaun", dan terlanjur telah menikmati cerita menarik Aki pada cucunda tercinta tentang Cidaun, sebuah kecamatan indah namun masih terbelakang, yang terletak di ujung selatan Cianjur, Jawa Barat. Saya punya rencana untuk mengunjungi lokasi ini lagi...
Silakan. Terima kasih atas kunjungannya. Saya juga telah mampir ke rumah Linda. Farhan dan Sarah lucu-lucu ya.
I believe the children are our future. Teach them well and let them lead the way. Show them all the beauty they posses inside. Give them a sense of pride, to make it easier. Let the children's laughter reminds us how we used to be...
He-he-he... ternyata salah Laksmi ya! Nggak papa, aku malah bisa mampir ke "rumahmu" dan udah joget-joget ama lagu "I Wanna Dance with Somebody"-nya Houston. He-he-he. Oya, aku tinggal di dua negara. Setiap tahun aku bagi waktuku antara Indonesia dan AS. Oke, sekali lagi trims.
Hai laksmi, ok udah jelas suasananya sekarang, yg aku maksud adalah Laksmi yg di Bali, ga papa, tapi ga apalah tambah teman laksmi yg lain, kali ini dari Jakarta ...hihihihiii ....ternyata pas aku check ulang, di arsip email, memang bukan Laksmi yg sama ...anyway, salam manis yach dari sini ....elly
Amy, kemarinan aku pernah buat sekapur sirih di tempat kamu yang baru ini tapi kok ga muncul ya ...
Ya, aku juga heran... karena aku lihat ada pesan di inbox, tapi waktu aku buka ternyata kosong. Kenapa ya?
Tapi... aku seneng karena kamu seneng, Upi. Foto-foto bunga yang kamu kirim juga bikin aku seneng. Cakep banget ya! Musim semi emang bisa bikin hati terbuka plong, terus penginnya bersih-bersih rumah dan melakukan hal-hal baru! Lebih tepatnya, musim semi membuat kita ingin memperbaiki diri, menjadi lebih baik. Musim semi membuat kita ingin bangun, bersiap-siap menyambut perubahan, berantisipasi, berjuang...
Aku menemukan sebuah video cantik yang mengekspresikan musim semi, dengan latar belakang lagu tua "Morning Has Broken" yang dinyanyikan oleh Cat Steven.
Amy, kemarinan aku pernah buat sekapur sirih di tempat kamu yang baru ini tapi kok ga muncul ya ...
Entah karena dikit lagi musim semi, hati ini kok seneeeeeng banget dan tiba-tiba aku keingetan burung-burung yang pernah makanin red berry kamu ... hi-hi-hi ...
Halo juga, Sri! Trims udah mampir ya! Sebenarnya rumah virtual ini cuma pindahan dari yahoo 360 aja, kok. Dan isinya juga cuma surat-surat ringan lama yang ingin aku simpan. Ternyata aku lebih suka MP dari 360, jadi - untuk saat ini - boyongan ke sini.
Kabarku baik sekali, meski musim semi belum datang di tempatku. Di atas rumput di sana-sini masih terdapat sisa-sisa es. Tapi nggak papa, karena cepat atau lambat musim semi akan datang juga. Di tempatmu pasti sudah hangat ya. Pasti bunga-bunga sudah bermekaran dengan indah. Pasti hatimu juga udah lebih anget... he-he-he.
Untuk menyambut musim semi, aku kirimkan sebuah MV yang cantik dan artistik - lagunya berjudul "Spring Love" dinyanyikan oleh Double, pemusik dari Jepang. Double ini awalnya terdiri dari dua penyanyi bersaudara, Takako dan Sachiko. Tapi Sachiko meninggal pada tahun 1999 karena kecelakaan mobil. Takako tetap menyanyi sampai sekarang dengan nama panggung yang sama.